FAQs-Template-Fix: Tutorial
News Update
Loading...
Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Sunday, July 5, 2020

VPN PPTP pada MikroTik dengan Android

VPN PPTP pada MikroTik dengan Android


Hampir 2 bulan saya tidak menulis artikel dikarenakan banyak kesibukan duniawi yang membuat saya menjadi seperti vacum, oleh karena itu saya mencoba menyisipkan waktu untuk membuat artikel pada blog ini xD.

VPN (Virtual Private Network) merupakan cara untuk mengakses jaringan local dengan jarak dekat ataupun jauh. Banyak vendor yang sudah mendukung Fitur VPN, salah satunya MikroTik. MikroTik membuat 4 Fitur VPN yaitu PPTP, L2TP, SSTP, dan OpenVPN. dan pada artikel kali ini saya akan memanfaat PPTP Server MikroTik dengan menggunakan Android sebagai client.

Tutorial VPN PPTP MikroTik



Pastikan kalian sudah mengaktifkan IP Cloud pada MikroTik pada bagian IP -> Cloud


Kemudian masuk ke PPP, pilih PPTP Server lalu centang Enabled untuk mengaktifkan fitur PPTP Server pada MikroTik


Lalu pada Tab Secret tambahkan PPP Secret untuk username dan password client nantinya, untuk Profile tentu kita pilih pptp, untuk profile pilih default-encryption, pada Local Address akan menjadi IP VPN MikroTik sedangkan Remote Address merupakan IP VPN Client nantinya. Gunakan IP yang tidak dipakai oleh jaringan lain karena IP ini hanya untuk informasi Server-Client VPN saja.


Seperti yang sudah saya beri tau kalau Client yang kita gunakan adalah pengguna Android, tambahkan profile VPN dan sesuaikan dengan profile yang sudah dibuat sebelumnya. Untuk Server Address isi dengan IP Public MikroTik kalian.


Kemudian konek kan VPN nya.


Jika sudah terkoneksi, maka akan muncul informasi client yang terkoneksi menggunakan VPN pada tab Active Connection


Disini saya mencoba aplikasi Movin dimana harus terkoneksi dengan jaringan Ind*H*me, tetapi karena saya menggunakan VPN dimana, MikroTik saya terkoneksi dengan jaringan Ind*H*me, maka aplikasi Movin pun bisa digunakan walapun dengan jarak jauh xD


Disni saya juga melakukan test ping pada client jaringan Local ke Client VPN.


Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat. Peace xD

Sunday, April 12, 2020

Custom DDNS Mikrotik dengan Domain Sendiri

Custom DDNS Mikrotik dengan Domain Sendiri


MikroTik menyediakan layanan DNS gratis pada Fitur IP Cloud mereka, tetapi DNS tersebut digenerate berdasarkan Serial Number pada RouterBoard, yang menjadi [SN].mynetname.net. hal ini akan menjadi susah untuk di ingat ketika ingin mengakses MikroTik kita.

Namun pada artikel kali ini kita akan memanfaatkan DDNS pada provider penyedia domain, untuk mengredirect DDNS MikroTik ke Subdomain kita.

Tutorial Custom DDNS MikroTik



Copy DNS Name MikroTik kalian pada bagian IP -> Cloud


Kemudian masuk bagian DNS Setting pada web provider domain kalian.
Perlu di ingat masing-masing provider domain memberi pengaturan yang relatif sama, namun jika bingung kalian bisa bertanya pada CS provider penyedia domain tersebut.


Lalu pada bagian Host Name isi dengan nama subdomain yang dimana subdomain ini akan menjadi [sub].domain.com, keumdian pastekan DNS MikroTik kalian pada bagian Destination, untuk TTL biarkan saja default. Lalu Save


Tunggu beberapa saat untuk proses sync, kemudian coba akses pada browser, jika berhasil maka akan diarahkan pada WebFig MikroTik


Kalian bisa juga menggunakan domain untuk mengkases WinBox ataupun VPN.

Satu hal yang harus kalian tahu, bahwa untuk menyewa domain kita membutuhkan biaya yang relatif mahal (tergantung type domain). Tapi tenang, ada juga provider yang menyediakan DDNS secara gratis seperti NoIP atau DynDNS


Sekian artikel dari mimin, semoga bermanfaat. Peace xD

Sunday, April 5, 2020

Tips IP Cloud MikroTik bagi User IndiHome

Tips IP Cloud MikroTik bagi User IndiHome



Apakah kalian pernah mendengarkan kata IP Cloud? atau sudah pernah menggunakan sebelumnya? IP Cloud merupakan fitur pada MikroTik memberi yang DDNS secara gratis, dan pada artikel kali ini, mimin akan membahas tentang penggunaan IP Cloud MikroTik dengan provider IndiHome.

Pada dasarnya ketika kita tidak menggunakan ip cloud, maka ip publik indihome tersebut akan tersyncron pada router, dengan kata lain ketika kita mengakses ip publik kita sendiri secara otomatis akan masuk pada halaman login router atau bisa dibilang juga ip publik diambil ahli oleh router adminnya. Lalu bagaimana caranya agar RouterBoard dapat mengambil ahli ip publik tersebut?



Okay, sebelumnya kita masuk pada router admin dan tambahkan Forward Rules pada bagian DMZ Configuration, pilih host yang mengarah pada RouterBoard MikroTik. Rule ini berguna untuk ke amanan jaringan lokal ketika diakses dari luar.



Dan tambahkan juga Port Mapping untuk service winbox dan webfig agak bisa di akses (tergantung kebutuhan)

Tips IP Cloud Mikrotik dengan provider IndiHome



pada gambar diatas adalah contoh dimana mimin mengakses ip publik yang sudah sync dengan router admin.


Agar RouterBoard MikroTik mendapatkan akses ip publik IndiHome, Restart ONT dan tunggu sampai lampu LED Internet hidup.


Kemudian kita masuk ke Winbox dan pergi ke IP -> Cloud, kemudian centang DDNS Enabled dan Update Time. Lalu klik force update agar ip publik tersync dengan MikroTik.

Perlu di ingat, karna mimin berlangganan paket biasa 2P, dimana IP Publik dapat berganti-ganti, jadi mimin memberi internal waktu 5 menit pada Update Time agar RouterBoard mendapatkan pembaruan IP publik secara berkala.


Jika sudah, kita dapat mengakses IP publik atau DNS tersebut masuk ke webfig mikrotik dengan browser.



Atau juga, login pada Winbox

Lalu bagimana caranya agar kita dapat mengkases router admin walaupun ip publik sudah tersync oleh MikroTik? Hal tersebut dapat kita lakukan dengan melakukan VPN pada MikroTik yang akan kita bahas di next artikel.

[Tambahan]
Jika tidak ingin ip publik berganti-ganti, kalian bisa berlangganan paket yang memiliki ip publik tetap pada provider kalian masing-masing :)


Sekian artikel dari mimin, semoga bermanfaat. Peace xD

Wednesday, March 4, 2020

Migrasi dengan RADIUS pada MikroTik

Migrasi dengan RADIUS pada MikroTik



RADIUS merupakan protokol jaringan untuk management AAA (Authentication, Authorization, dan Accounting) secara terpusat. Kepanjangan dari RADIUS ialah Remote Authentication Dial In User Service.

RADIUS sendiri juga terdapat di MikoTik sebagai RADIUS Server dengan nama User Manager. User Manager membantu kita dalam me-manajemen client yang terkoneksi ke Hotspot Server nantinya.

Tutorial Setting RADIUS Server pada MikroTik



Diatas merupakan contoh Topologi yang akan kita gunakan


Sebelumnya harus sudah meng-install package User Manager pada RouterBoard kalian,
Check pada System -> Packages, jika belum silahkan Download pada website resmi MikroTik

Jangan salah salah ketika download Package, pastikan sudah sesuai dengan type RB yang kalian punya


Jika package sudah terinstall, masuk pada IP -> Hotspot pada Tab Server Profiles, pilih profile hotspot yang digunakan kemudian pada Tab RADIUS, centang Use RADIUS


Lalu masuk ke RADIUS tambahkan RADIUS sesuai dengan konfigurasi dibawah, untuk Address kita gunakan IP Localhost 127.0.0.1 dan isikan Secret yang merupakan password Authentication pada User Manager nantinya


Kemudian masuk ke userman Mikrotik pada browser iprouter/userman Login dengan user admin dengan password dikosongkan
192.168.x.x/userman


Setelah itu pada pada Tab Routers, pilih Add -> New


Isi nama untuk identitas Terserah, pada bagian IP Address dan Secret sesuaikan dengan RADIUS Server sebelumnya.


Kemudian pada tab Profiles -> Limitation pilih Add -> New dan tambahkan Limitation untuk client. contoh diatas kita memberi Kuota sebanyak 750MB dengan durasi Uptime selama 1 Minggu.
User Manager menggunakan Time Constants

w - week = (7 hari / 1 minggu)
d - day = (24 jam)
h - hour = (60 menit)
m - minute = (60 detik)
s - second

Contoh:
2w2d - 16 hari = (2 minggu dan 2 hari).
30d - 30 hari = 4w2d
3h = 3 jam


Kemudian, pada bagian Profiles klik Logo (+)
Pada Name of User isi terserah, contoh: 1G+1d. Lalu klik Add new limitation dan pilih Limits yang kita buat sebelumnya.


Setelah itu, kita buat user hospot dengan cara masuk pada Tab User pilih Add -> One
masukkan username dan password hotspot, pada Assign profile pilih profile yang kita buat tadi.


Sekarang kita test login pada Hotspot MikroTik.


Jika berhasil login, tandanya berhasil.


Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat. Peace xD

Saturday, December 7, 2019

Deploy Aplikasi dengan GitHub Pages

Deploy Aplikasi dengan GitHub Pages


Git adalah salah satu dari sekian Version Control System, Git sangat banyak digunakan oleh para developer untuk membantu mengembangkan Aplikasi atau Project mereka dan juga memberi tau baris kode yang telah diperbarui.

Git juga bisa kita manfaat pada platform seperti GitHub yang merupakan salah satu Platform Git yang sangat terkenal dikalangan developer, github sendiri memiliki banyak sekali fitur yang dapat kita manfaatnya, contohnya adalah GitHub Pages, kita dapat mendeploy project atau aplikasi dengan memanfaat subdomain gratis dari GitHub, sehingga code yang ada di repository dapat eksekusi atau dijalankan layaknya Sebuah Website atau Aplikasi.

Tutorial Men-Deploy Aplikasi atau Project dengan GitHub Pages


Note:

[-] Kalian harus Menginstall Git dan aplikasi [GitHub Desktop (Optional)]
[-] Mempunyai akun GitHub yang bisa didaftar disini
[-] Subdomain yang diberikan oleh GitHub sendiri ialah github.io
[-] Username kalian akan dikombinasi subdomain, sehingga menghasilkan username.github.io

Buat repository pada bagian "+" dan pilih New Repository dengan username yang sudah dikombinasi dengan subdomain, yang dimana repository ini akan menjadi layaknya sebuah hosting.


Kemudian bukan command line dan arahkan ke Folder Project yang akan di Deploy atau diunggah Carah pertama,
cd [Lokasi Folder Project]




Cara kedua, dengan klik kanan pada folder project, dan pilih Git Bash Here


jika sudah, masukkan command dibawah, dan secara otomatis folder .git akan ter-generate didalam project
git ini


Setelah itu Staged Project dan commit
git add -A
git commit -m "First Commit"


Lalu, remote Repository dengan url dan tambahkan .git
git remote add origin https://github.com/[Username]/[Username].github.io.git

Ganti [Username] dengan username milik kalian.


Kemudian kalian akan dimunculkan dengan Halaman baru, dimana kalian diharuskan untuk login akun GitHub, kemudian kita Push project
git push origin master

Login kembali akun GitHub di CMD, jika Task di Cancel dan tunggu proses upload selesai


Jika sudah, refresh halaman repository, project akan muncul pada repository tersebut.

Kemudian buka link subdomain dan Project pun sukses terdeploy.


PENTING!!! type Index extension file yang dibacah adalah .html, selain itu project tidak akan berjalan

Tambahan

Kalian bisa memanfaat aplikasi GitHub Dekstop untuk meng-clone repository dari akun GitHub, dengan login terlebih dahulu pada aplikasi, kemudian pergi ke File -> Clone a repository, lalu pilih repository yang ingin di clone dan pilih lokasi folder nya.



Bagi yang masih kebingungan, silahkan simak video dibawah :)


Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat. Peace xD

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notifikasi
#Stay_Safe yaa :)
Done